Forklift merupakan salah satu peralatan penting dalam dunia industri dan pergudangan. Dengan kemampuan mengangkat dan memindahkan barang dalam jumlah besar, forklift mempercepat proses distribusi dan menjaga efisiensi operasional. Namun, seperti mesin lainnya, forklift tidak terlepas dari risiko masalah teknis yang dapat mengganggu produktivitas.Artikel ini akan membahas 5 masalah umum yang sering terjadi pada forklift serta cara mengatasinya. Dengan memahami penyebab dan solusi yang tepat, perusahaan Anda bisa mengurangi risiko downtime dan memastikan forklift selalu dalam kondisi prima.
1. Mesin Sulit Dihidupkan
Penyebab Umum
- Aki lemah atau soak: Aki yang sudah tua atau jarang dirawat membuat mesin sulit menyala.
- Starter bermasalah: Dinamo starter aus atau rusak.
- Sistem bahan bakar kotor: Filter bahan bakar tersumbat sehingga aliran ke mesin terhambat.
Cara Mengatasinya
- Periksa kondisi aki secara berkala dan ganti jika sudah melemah.
- Pastikan dinamo starter dalam kondisi baik.
- Bersihkan atau ganti filter bahan bakar.
- Gunakan bahan bakar berkualitas untuk mencegah endapan kotoran.
Tips Baraputra: Lakukan pengecekan rutin aki dan sistem bahan bakar minimal setiap 250 jam penggunaan.
2. Hidrolik Tidak Berfungsi dengan Baik
Penyebab Umum
- Kebocoran oli hidrolik: Segel atau selang bocor menyebabkan tekanan hidrolik menurun.
- Oli hidrolik kotor: Kualitas oli yang menurun membuat sistem tidak responsif.
- Pompa hidrolik aus: Komponen pompa sudah melemah dan tidak mampu menghasilkan tekanan optimal.
Cara Mengatasinya
- Ganti oli hidrolik secara berkala sesuai jadwal perawatan.
- Periksa selang dan segel, segera ganti jika ditemukan kebocoran.
- Pastikan pompa hidrolik dalam kondisi baik, lakukan servis jika perlu.
Tips Baraputra: Gunakan oli hidrolik yang direkomendasikan pabrikan untuk menjaga performa maksimal.
3. Ban Forklift Cepat Aus
Penyebab Umum
- Permukaan lantai kasar: Forklift sering digunakan di area dengan lantai tidak rata.
- Overload: Mengangkat beban melebihi kapasitas yang disarankan.
- Tekanan ban tidak sesuai: Ban underinflated atau overinflated mempercepat keausan.
Cara Mengatasinya
- Gunakan ban sesuai rekomendasi pabrikan dan sesuaikan tekanan ban.
- Hindari membawa beban melebihi kapasitas forklift.
- Lakukan rotasi ban secara berkala untuk pemerataan keausan.
- Gunakan ban solid untuk area industri dengan medan kasar.
Tips Baraputra: Catat jam pemakaian ban untuk mengetahui kapan waktunya melakukan penggantian.
4. Forklift Mengeluarkan Asap Berlebihan
Penyebab Umum
- Filter udara kotor: Aliran udara ke mesin terhambat sehingga pembakaran tidak sempurna.
- Injektor bahan bakar rusak: Menyebabkan bahan bakar tidak terbakar secara optimal.
- Kualitas bahan bakar buruk: Mengandung kotoran atau tidak sesuai standar mesin.
Cara Mengatasinya
- Bersihkan filter udara secara rutin, ganti jika perlu.
- Periksa dan bersihkan injektor bahan bakar.
- Gunakan bahan bakar berkualitas untuk menjaga pembakaran tetap sempurna.
- Lakukan tune-up berkala untuk menjaga performa mesin.
Tips Baraputra: Selalu gunakan filter udara orisinil agar mesin lebih awet dan efisien.
5. Sistem Rem Tidak Responsif
Penyebab Umum
- Kampas rem aus: Penggunaan intens membuat kampas rem cepat menipis.
- Minyak rem berkurang: Kebocoran pada sistem hidrolik rem.
- Master rem bermasalah: Mengalami kerusakan akibat penggunaan jangka panjang.
Cara Mengatasinya
- Periksa kampas rem secara berkala, ganti jika sudah menipis.
- Pastikan minyak rem selalu dalam kondisi cukup.
- Servis master rem jika ditemukan kebocoran atau kerusakan.
- Uji rem forklift sebelum digunakan setiap hari untuk memastikan keamanan.
Tips Baraputra: Lakukan pemeriksaan rem setiap minggu untuk mencegah kecelakaan kerja.
Dampak Mengabaikan Perawatan Forklift
- Downtime Produksi: Forklift yang rusak menghambat distribusi barang.
- Biaya Perbaikan Membengkak: Kerusakan kecil yang dibiarkan bisa berujung pada perbaikan mahal.
- Risiko Kecelakaan Kerja: Sistem rem dan hidrolik yang bermasalah membahayakan operator dan lingkungan kerja.
Umur Forklift Memendek: Tanpa perawatan, komponen cepat aus dan butuh penggantian lebih cepat.
Tips Agar Forklift Selalu Dalam Kondisi Prima
- Lakukan inspeksi harian: Cek oli, bahan bakar, rem, dan ban sebelum digunakan.
- Ikuti jadwal perawatan rutin: Minimal setiap 250 jam pemakaian atau sesuai rekomendasi pabrikan.
- Gunakan spare part orisinil: Komponen asli lebih tahan lama dan sesuai standar.
- Sediakan operator terlatih: Operator yang memahami forklift akan memperpanjang usia pakai mesin.
Gunakan layanan servis profesional: Jangan hanya mengandalkan bengkel umum, pilih teknisi khusus forklift.
Mengapa Memilih Baraputra untuk Perawatan Forklift Anda?
Baraputra (Barajar) hadir sebagai mitra terpercaya untuk memastikan forklift perusahaan Anda selalu dalam kondisi optimal. Keunggulan layanan kami antara lain:
- Perbaikan dan Perawatan Profesional: Teknisi berpengalaman menangani berbagai jenis forklift.
- Spare Part Orisinil dan Bergaransi: Menjamin kualitas dan keamanan penggunaan.
- Layanan Troubleshooting Cepat: Mengatasi masalah teknis agar forklift segera beroperasi kembali.
- Rental dan Sewa Forklift: Solusi jika perusahaan membutuhkan unit tambahan sementara.
- Harga Kompetitif: Layanan premium dengan biaya yang terjangkau.
Masalah pada forklift memang tidak bisa dihindari sepenuhnya, namun dengan perawatan yang tepat, risiko kerusakan bisa diminimalisir. Lima masalah umum seperti mesin sulit dihidupkan, hidrolik lemah, ban cepat aus, asap berlebihan, dan rem tidak responsif adalah gejala yang harus segera ditangani.
Dengan dukungan layanan profesional dari Baraputra, forklift perusahaan Anda akan selalu siap mendukung operasional tanpa hambatan.Forklift perusahaan Anda mengalami masalah?
Percayakan perawatan dan perbaikannya kepada Baraputra.
Hubungi kami sekarang untuk mendapatkan layanan perawatan forklift profesional dengan spare part orisinil dan teknisi berpengalaman!

